Darah mengalir deras
Berputar-putar
Mengaduk tiap jengkal pembuluh
Panas
Darahku mengalir deras
Keras
Tidak, aku tak tewas
Hanya marah!
karena asap
Pekat
Membuat jalanan senyap
Kuat
berhembus lewat angin
Oh A...ku.
ingin kau para pembakar segera lenyap!!!
Muak
Kau siksa kami demi rupiah
yang bahkan semakin tak berharga
Hai kau para menyulut
Kau tak saja membakar lahan
tapi kau!
Membakar amarah seluruh negeri ini!
Bayiku menangis sesak
Pagiku tak lagi cerah ceria
Aku muak!
Enyahlah saja!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar