Kenapa susah sekali?
Mengapa ringan sekali?
Terantuk. Pasung.
Belati tertanam.
Persegi.
Bising aku dgn doktrin.
Lelah aku akan batin.
Pikirku.
Baik. Baiklah...
Kan mulai ku cekoki jiwa dgn aturan.
Kan ku pasrahkan langkah dlm pasungan.
Karena aku...
Kecapku tak dpt merasa.
Asaku tak teraba.
Dan mereka...
Gelaknya membahana.
Seakan SAKIT JIWA!
Baik. Baiklah...
Kan ku turut langkah mereka, dgn paksa,
Jgn salahkan SAYA
Bila akhirnya ku SAKIT JIWA!
Karena aku...
Hanya sesosok tanpa nyawa bagi mereka.
Mengapa ringan sekali?
Terantuk. Pasung.
Belati tertanam.
Persegi.
Bising aku dgn doktrin.
Lelah aku akan batin.
Pikirku.
Baik. Baiklah...
Kan mulai ku cekoki jiwa dgn aturan.
Kan ku pasrahkan langkah dlm pasungan.
Karena aku...
Kecapku tak dpt merasa.
Asaku tak teraba.
Dan mereka...
Gelaknya membahana.
Seakan SAKIT JIWA!
Baik. Baiklah...
Kan ku turut langkah mereka, dgn paksa,
Jgn salahkan SAYA
Bila akhirnya ku SAKIT JIWA!
Karena aku...
Hanya sesosok tanpa nyawa bagi mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar