The Bird

Selasa, 28 April 2015

Kau akan Tahu Rasanya


Percayalah.
Meski kau merasa bahwa masa kecilmu tidak bahagia, kau salah!
Masih berani lidahmu mengucap bahwa kau tidak beruntung saat kau belum pandai bicara?

Oke.
Lanjutkan saja bualan ini Dee...
Berapa dari kalian yang saat ini sudah menikah?
Bahagia bukan? Aku yakin jawabnya pasti "iya"
Tunggu hingga kau merasa jenuh dengan semua kewajiban seorang istri
Tunggu hingga kau mengidamkan seorang bayi kecil
Tunggu hingga bayimu hadir
Bahagia?
Pasti!
Sadar tidak? Semenjak kau memutuskan untuk berkeluarga kau harus lebih pintar berlapang dada.
Menomorsatukan suami
Menomorwahidkan anak
Berjuang untuk keduanya

Kau akan Tahu Rasanya...
Masa kecilmu begitu bahagia
Bapak Ibu memberimu segalanya
Mengesampingkan segalanya demi kamu

Masih mangkir? Masa kecilmu masih kau rasa tidak bahagia?

Mari kita lanjutkan lagi.

Ada diantara kalian yang masih belum berkeluarga? Kuliah? Sekolah?

Pikirkan
Berapa banyak usahamu untuk sampai ke fase ini?
Belajar saja? Berprestasi saja?
Itu hanya debu!
Pikirmu dari mana kau bisa belajar dengan nyaman hingga semua materi mampu kau lahap dengan rakusnya dan menghasilkan sebuah prestasi?
Orang tuamu!
Jika semasa kecil mereka tak merelakan seluruh waktunya untukmu apa jadinya?
Mungkin sekarang kau masih merangkak tak dapat berjalan!

Masih berpikir kau tak bahagia semasa kecil?

Kau punya motorkan?
Motor hasil jerih payah orang tuamu...
Ambil saja kuncinya, dan jalan saja ke panti asuhan.
Masuklah ke dalamnya.

Apa yang kau dapati?

SENYUMAN!

Bagaimana mereka bisa tersenyum selebar itu?
Sebagian dari mereka bahkan mengira dirinya terlahir dari batu seperti Sun Go Kong dalam film kera sakti

Kau akan Tahu Rasanya...
Masa kecilmu begitu bahagia
Bapak Ibu memberimu segalanya
Mengesampingkan segalanya demi kamu

Mereka?

Bahagia tanpa alasan

Jangan selalu melihat ke atas...
Ingatlah dari mana kamu berasal
Tanah
Tundukkan kepala dan mulailah bersyukur
SEKARANG!

Maka Kau akan Tahu Rasanya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar