The Bird

Senin, 10 Juni 2013

Menikahlah Denganku

"Kemana aja kemarin nggak ngasih kabar?" ucap Dira marah.

"Maaf sayang, kemarin nggak ada pulsa buat sms atau nelepon, maaf sayang..."

"Kita putus, aku nggak kuat kamu perlakuin gini"

Pertengkaran kecil yang sudah sering terjadi itu ternyata hanya menjadi bom waktu bagi hubungan keduanya. Kini mereka berpisah, padahal kebanyakan orang menganggap mereka adalah pasangan serasi dan berjodoh. Entahlah. Mungkin karena ego yang harus dikendalikan lebih baik lagi.

Sudah satu bulan berlalu. Dira tak mendengar kabar apapun dari mantan kekasih yang sebenarnya masih dicintainya itu. Terlalu keras memikirnya, menyesali perkataan "putus" yang telah ia ucapkan. Dira jatuh sakit.

Maag-nya kambuh. Ia tak mau makan ataupun istirahat dengan cukup. Kini ia tergolek lemah di rumah sakit. Memejamkan mata. Namun yang terlihat di pikirannya hanyalah sang mantan.

Perlahan ia merasakan belaian lembut di keningnya. Genggaman erat di tangannya.

"Riki..." desis Dira saat ia membuka matanya.

"Ya sayang ini aku"

Dira langsung bangkit dari tidurnya dan memeluk erat tubuh Riki yang notabene adalah mantan pacarnya.

"Aku kembali sayang, aku tau kamu sudah jenuh dengan hubungan jarak jauh ini, aku kembali..."

"Di sampingku selamanya?"

"Iyaa sayang" sahut Riki mantap. "Maaf, aku pergi begini lamanya dan membuatmu menunggu, membuatmu khawatir saat aku tidak memberimu kabar, tapi seandainya kamu tau, tak pernah sedetik pun aku berhenti memikirkanmu, kini aku akan memelukku setiap waktu, merangkulmu saat kau sedang marah, aku tak mau kamu hanya jadi pacarku, menikahlah denganku, aku akan menjadi segalanya untukmu"

Dira mengangguk dengan cepat. Tiba-tiba Riki menyematkan cincin di jari manis Dira dan mengecup punggung tangannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar